PORTOFOLIO Public Relation 2

 Selasa,29 September 2020

Public Relatios (PR) adalah sebagai jembatan antara perusahaan atau organisasi dengan publiknya, terutama tercapainya mutual understanding (saling pengertian) antara perusahaan dengan publiknya “ (Ardianto,2004: 3).

Pertama-tama yaitu ulasan definisi Public Relations (PR) dari beberapa pakar di dunia, antara lain :

Menurut Dr. Rex Harlow dalam Ruslan (2010:16) Public Relations (PR) adalah fungsi manajemen yang khas dan mendukung pembinaan, pemeliharaan jalur bersama antara organisasi dengan publiknya, menyangkut aktivitas komunikasi, pengertian, penerimaan dan kerja sama; melibatkan manajemen dalam menghadapi persoalan/permasalahan, membantu manajemen dalam mengikuti dan memenfaatkan perubahan secara efektif; bertindak sebagai sistem peringatan dini dalam mengantisipasi kecenderungan penggunaan penelitian serta teknik komunikasi yang sehat dan etis sebagai sarana utama.

Menurut Cutlip dan Center dalam Effendy (2009:116) PR adalah fungsi manajemen yang menilai sikap publik, mengidentifikasi kebijaksanaan dan tata cara seseorang atau organisasi demi kepentingan publik, serta merencanakan dan melakukan suatu program kegiatan untuk meraih pengertian dan dukungan publik.

Definisi Public Relations menurut International Public Relations Association (IPRA) dalam Rumanti (2005:11), PR merupakan fungsi manajemen dari sikap budi yang direncanakan dan dijalankan secara berkesinambungan oleh organisasi-organisasi, lembaga-lembaga umum dan pribadi dipergunakan untuk memperoleh dan membina saling pengertian, simpati dan dukungan dari mereka yang ada hubungan dan diduga akan ada kaitannya, dengan cara menilai opini publik mereka, dengan tujuan sedapat mungkin menghubungkan kebijaksanaan dan ketatalaksanaan, guna mencapai kerja sama yang lebih produktif, dan untuk memenuhi kepentingan bersama yang lebih efisien, dengan kegiatan penerangan yang terencana dan tersebar luas.

Definisi Menurut (British) Institute of Public Relations (IPR) dalam Frank Jefkins (2003:9) PR adalah keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik (good-will) dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayak.

Definisi Menurut Frank Jefkins (2003:9) PR adalah semua bentuk komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian.

Selanjutnya, beberapa pengertian Public Relations atau Humas dari beberapa pakar komunikasi di Indonesia, antara lain :

Menurut Edy Sahputra Sitepu (2011:2) menjelaskan Public Relations (PR) dalam makna yang sederhana adalah tatap muka (hubungan) antara kelompok-kelompok dalam suatu tatanan masyarakat.

Menurut Maria Assumpta Rumanti (2005:7-8) PR adalah kegiatan atau aktivitas yang proses kegiatannya melalui empat tahap, yaitu penelitian yang didahului penemuan, analisis, pengolahan data dan sebagainya; perencanaan yang direncanakan; pelaksanaan yang tepat; evaluasi, penilaian setiap tahap dan evaluasi keseluruhan.

Menurut Onong Uchjana Effendy (2006:23) Hubungan Masyarakat (Humas) adalah komunikasi dua arah antara organisasi dengan publik secara timbal balik dalam rangka mendukung fungsi dan tujuan manajemen dengan meningkatkan pembinaan kerjasama dan pemenuhan kepentingan bersama.

Public Relation dalam Dakwah dan Komunikasi Islam 

Titik Singgung Public Relations dengan Dakwah

Titik singgung yang dimaksudkan penulis disini adalah mengandung arti mempunyai kaitan,perpautan, atau pertalian.

Wujud hubungan antara purel dengan dakwah yang secara khusus di singgung dalam proses komunikasi yang mencakup: 

1. Pengirim (the sender): sumber pesan yang lazim disebut komunikator 

2. Pesan (the message): keseluruhan yang disampaikan oleh komunikator

3. Saluran (the channel): media alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan dalam bentuk media cetakan,media visual,media auditif dan media pertemuan 

4. Penerima (the receiver): orang yang menerima pesan / informasi(komunikan).

media dalam saluran dibagi menjadi 4 :

1. Media Lisan

penyampaian secara lisan yang bisa diterima dengan pendengaran.

contoh: radio, telepon dsb.

2. Media Tulisan

penyampaiannya dengan tulisan yang bisa diterima oleh penglihatan.

contoh: majalah, foto, pamflet, buku dll

3. Media campuran

Gabungan panca Indra penglihatan dan pendengaran.

contoh: tarian, sandiwara drama dll.

4.Media Pertemuan

pertemuan antara 2 orang atau lebih.

Contoh: rapat formal, rapat umum, konferensi dsb.

Fungsi public relation dalam pelaksanaan dakwah

Public relations melayani apa yang menjadi kepentingan dan kebutuhan public,seperti tujuan diturunkan al-Qur'an sebagai sumber materi dakwah yakni melayani segenap umat manusia.

Efektivitas Public Relations Guna Tercapainya Tujuan Dakwah.

Efektivitas dakwah dapat dilihat dari apakah suatu proses komunikator dapat sampai dan diterima komunikan sehingga memgakibatkan perubahan perilaku komunikan. Perubahan perilaku tersebut meliputi aspek-aspek pengetahuan, sikap, dan perbuatan komunikan yang mengarah atau mendekati tujuan yang hendak dicapai proses komunikasi tersebut.

Peran public relation dalam komunikasi 

Public relation sangat membutuhkan komunikasi dalam melakukan kegiatannya.Citra positif suatu organisasi tidak lepas dari bagaimana organisasi itu mampu berkomunikasi dengan baik kepada publik.

Teori komunikasi yang dibutuhkan dalam public relation menurut Muhibudin Wijaya Laksana(2015:91-101) adalah: 

1. teori tanda 

2. teori hubungan konteks

3. teori perubahan sikap 

4. teori penggunaan dan pemuasan 

5. teori opini publik 

Public relation diharapkan dapat menjalin hubungan yang serasi dengan publiknya, baik publik internal dan publik eksternal.

Komentar