Portofolio part 5
Rekapan kelompok 5 public relation
Bagaimana dan jelaskan menurut kelompok kalian strategidalam pemulihan citra yang sudah negatif dalam perusahaan ?
Jawab :
Rasul (61): jadi kita harus menggunakan langkah langkah berikut
Najib (63) : Ada tambahan untuk memulihkan citra yang sudahnegatif dalam perusahaan menurut saya
1. Mengakui kesalahan perusahaan
2. Bersedia menerima kritikan dan masukan untuk memperbaikicitra perusahaan
3. Melakukan klarifikasi terhadap kesalahan perusahaan yang menyebabkan citra perusahaan menjadi negatif
4. Rebranding, rebranding merupakan upaya perusahaan untukmengubah total atau memperbarui sebuah brand yang telah adaagar menjadi lebih baik tanpa mengabaikan tujuan awal dariperusahaan tersebut
Trimakasih
Nim : 1940210050
Didalam proses pembentukan citra, bagaimana jikapembentukan citra itu tidak berhasil? Apakah berdampak padaproses selanjutnya? Terimakasih
Jawab :
Najib (63) : Begini mbak Lili, dalam proses pembentukan kanterbilang masih tahap awal, dan ketika di proses awal sudahtidak berhasil, maka untuk melangkah ke proses selanjutnyapasti sulit. Biasanya kalau dari awal memang tidak berhasilmaka dilakukan upaya² yang lain
NIM : 1940210038
Tadi di materi dijelaskan langkah yg harus dilakukanapabila citra telah rusak, yg saya mau tanyakan apa sajayang dilakukan saat penilaian citra tersebut
Jawab :
Najib (63) : Untuk penilaian atau evaluasi, yang menjadipatokan adalah kesalahan yang menjadikan citra itu rusak, fokus utamanya adalah agar tidak melakukan kesalahanuntuk kedua kalinya dan membuat rancangan² antisipasiterhadap kesalah tersebut.
Rasul (61) : tambahan, Evaluasi memiliki arti suatu proses penilaian standar dan tujuan, merupakan suatu perosespenilaian keberhasilan suatu program yang telah dilakukanyang berhubungan dengan masyarakat. dan di lakukan olehkelompok tertentu untuk mencapai tujuan nya
Citra adalah tujuan utama, dan sekaligus merupakan reputasi dan prestasi yang hendak di capai bagi dunia hubungan masyarakat (kehumasan) atau public relations. Pengertian citra itu sendiri abstrak (intangible) dan tidak dapat diukur secara matematis, tetapi hasilnya bisa dirasakan berdasarkan hasil penilaian hasil baik atau buruk. Seperti penerimaan dan tanggapan baik positif maupun negatif yang khususnya datang dari publik (khalayak sasaran) dan masyarakat luas pada umumnya. Citra akan sangat mempengaruhi suatu organisasi atau perusahaan di mata masyarakat, karena citra akan menentukan positif atau negatifnya suatu perusahaan atau organisasi dipandangan masyarakat.
Setiap perusahaan atau organisasi tentu ingin memiliki citra positif di masyarakat. Untuk mencapai citra positif tentu bukanlah suatu hal yang mudah. Mencapai citra positif akan membutuhkan beberapa step proses yan gharus dilewati. Dalam menghadapi proses tersebut perlu dipersiapkan beberapa langkah.
Proses pembentukan citra pada akhirnya akan menghasilkan sikap, pendapat, atau tanggapan tertentu. Untuk mengetahui bagaimana citra suatu perusahaan atau lembaga dibenak publiknya dibutuhkan adanya suatu penelitian. Melalui penelitian, perusahaan dapat mengetahui sikap publik terhadap lembaganya, mengetahui apa yang disukai dan yang tidak disukai. Denan demikian, perusahaan dapat mengambil langkah yang tepat bagi kebijakan perusahaan selanjutnya.
Personal Branding adalah suatu proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki oleh seseorang, diantaranya adalah kepribadian, kemampuan atau nilai-nilai, dan bagaimana stimulus – stimulus ini menimbulkan persepsi positif dari masyarakat yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai alat pemasaran. Pada dasarnya semua komponen yang dibahas di atas adalah saling melengkapi satu sama lain. Citra diperlukan untuk membangun pandangan positif masyarakat terhadap suatu perusahaan atau organisasi, sedangkan personal branding lebih kepada pribadi atau personal-personal yang terkait dengan perusahaan atau organisasi yang akan mempengaruhi juga terhadap citra positif atau negatif suatu perusahaan atau organisasi.
Komentar
Posting Komentar