portofolio part 6
Assalamualaikum wr.wb
Halo semuanya, apa kabar ✋? Semoga kalian semua baik-baik saja, dimasa pandemi seperti saat ini, tentunya kita harus lebih berhati-hati dan jaga kesehatan ya, sering mencuci tangan agar terhindar dari virus, dan selalu memakai masker ketika hendak keluar rumah, dan tetap berjaga jarak dengan orang. Disini saya akan menyampaikan portofolio catatan mata kuliah publik relation yang sudah dijelaskan oleh Dosen Primi Rohimi, S.Sos.,M.S.I. hasil diskusi dengan tema Teori Public Relation yang disajikan oleh kelompok 6 , yang beranggotakan:
1. Izzun
Naslah (1940210041)
2. Lili Zayidhati Ni'mah (1940210050)
3. Muhammad Dafa Dwi Putra (1940210064)
Penanya :
Rasul Khoirul Umam
Rizki Nur Aisyah
Choirotun Khasanah
Dewi Ainurrohmah
Yeni Nor Andini
Nashirotul Ulya
Ngartini
Hania Aturrohmah
Nadia Salsabila
Penjawab :
Izzun Naslah
Lili Zayidhati Ni'mah
Muhammad Dafa Dwi Putra
Inayatul Michyaroh
Pertanyaan :
1. Rasul Khoirul Umam (1940210061)
Saya hendak bertanya, Di dalam slide,
dijelaskan bahwa bahwa dalam teori ini membahas tentang upaya organisasi dalam
membangun relasi yang baik kepada publik nya, dan juga merupakan titik fokus
inti untuk mencapai hasil yang baik, nah yang dimaksud titik fokus inti untuk
mencapai hasil yang baik di dalam teori ini bagaimana? Terimakasih
Jawaban 1 : Izzun Naslah (1940210041)
titik fokus membahas tentang proses
memanajemen relasi antara organisasi dan publiknya, internal maupun eksternal,
karena itu teori ini juga dikenal sebagai pusat atau inti public relations,
mungkin sprti itu.
Jawaban 2 : M. Dafa Dwiputra (1940210064)
Menambahkan mba izun, menjawab pertanyaan
mas rasul. Maksudnya begini mas
Jika Mas Masih mengingat tentang fungsi
manajemen : planning organizing, actuating, dan controlling. Nah
disini kan ada SDM yang bekerja, demi tercapainya hasil yang baik disuatu
organisasi/perusahaan dibutuhkan public relation yang ideal pula. Jadi inti fokus public relation itu
menjembatani semua sistem yang bekerja agar berjalan beriringan satu visi satu
misi.
2. Rizki Nur Aisyah (1940210058)
Saya mau bertanya tentang model
two way symmetric . Model simetris dua arah . Blm terlalu paham , tolong
bisa di jlskan kmbli dan contohnya sprti apa .? Terima kasih.
Jawaban : Lili Zayidhati Ni'mah (1940210050)
Saya akan menjawab pertanyaan mb Rizki,
Model Two-Way Symmetric atau model Simetris
Dua Arah, merupakan cara ampuh dalam meningkatkan citra positif perusahaan
terhadap publik. Model ini berbeda dengan model asimetris yang lebih pada
masyarakat menyesuaikan diri pada perusahaan namun di model ini organisasi dan
publik saling menyesuaikan diri satu sama lain. Fokus menggunakan metode
penelitian dan teknik komunikasi untuk mengelola konfik dan memperbaiki pemahaman publik secara terencana. Contohnya
Perusahaan ENERGEN mengadakan riset tentang masyarakat yang masih melalaikan
asupan gizi dalam sarapan.
3. Choirotun Khasanah (1940210055)
Teori sistem menjelaskan esensi dasar
kehidupan yg memfokuskan perhatian terkait bagaimana kualitas fungsi yg
dijalankan setiap sistem dalam suatu relasi dinamis dg sistem-sistem lainnya.
Terkait penjelasan tersebut, boleh lah saya diberi contoh dalam penerapan teori
sistem itu bagaimana? Terima kasih🙏🏻
Jawaban : M. Dafa Dwiputra (1940210064)
Jika mba masih mengingat, kelompok 3 juga
sudah memberikan gambaran tentang fungsi2 public relation.
4. Dewi Ainurrohmah (1940210052)
Ijin bertanya, Mengapa manusia memiliki
motivasi mengurangi ketidakpastian? Bagaimana cara mengurangi ketidakpastian
tersebut? terimakasih🙏🏻
Jawaban : Lili Zayidhati Ni'mah
(1940210050)
Saya akan menjawab pertanyaan mb Dewi,
Jadi gini mbk pada saat menjalin suatu
hubungan, pada awalnya setiap orang akan memiliki prediksi dalam pemikiran
manusia tentang pandangan diri sendiri dan pandangan orang lain mengenai diri
manusia. Sehingga akan muncul beberapa pertanyaan yang mempertanyakan hal
tersebut, seperti, bagaimana saya harus berperilaku, bagaimana dia akan
berperilaku terhadap saya, apa yang sebenarnya saya pikirkan tentang dia, apa
yang dia pikirkan tentang saya dan lain-lain. Dan tentunya hal itu memunculkan
banyak prediksi dan ekplanasi, prediksi mencangkup bagaimana kita memperkirakan
pilihan perilaku terhadap orang lain dalam suatu hubungan dan hal tersebut
membuat kita akan lebih banyak memikirkan alternatif tindakan yang dipikirkan
yang akan meningkatkan tingkat ketidakpastian sedangkan eksplanasi, kita
menginterpretasi makna dari tindakan dari perilaku hubungan sebelumnya.
Maka untuk mengurangi ketidakpastian dalam
hubungan tersebut, manusia memiliki motivasi diri untuk mengurangi
ketidakpastian itu sendiri dengan cara yang mungkin berbeda satu dengan yang
lain. Ada 3 fase dalam menjalin hubungan, yaitu:
a.
Fase awal
Fase ini merupakan tahap awal interaksi
dalam pengenalan diri masing-masing dan perilaku yang kita tunjukan diatur
berdasarkan norma implisit dan eksplisit, kita belum melakukan pembukaan diri
yang begitu berarti seperti hanya sebatas pengenalan nama, alamat atau mungkin
sebatas basa-basi.
b.
Fase personal
Dalam tahap ini, seseorang akan lebih
spontan dan terbuka akan informasi pribadinya sedikit lebih sedikit. Dan
ketidakpastian juga akan semakin berkurang seiring dengan peningkatan self
disclosure
c.
Fase akhir
Dalam fase ini, seseorang akan memutuskan
untuk berpikir apakah hubungan tersebut berlanjut atau dihentikan.
5. Yeni Nor Andini (1940210045)
Saya mau bertanya Jelaskan aplikasi teori
Uncertainty Reduction dalam praktik dan penelitian Public Relations.?
Terimakasih🙏🏻
Jawaban : Lili Zayidhati Ni'mah
(1940210050)
Dalam Public Relations, teori ini dapat
kita aplikasikan dalam pengembangan hubungan PR baik eksternal dan internal.
Disini PR dituntut untuk dapat menjalin komunikasi yang baik kepada atasan
(manajemen), karyawan maupun masyarakat. Karena memiliki relasi yang baik satu
sama lain akan berdampak baik pula, PR sebagai jembatan komunikasi antara
atasan (manajemen) dan bawahan (karyawan) begitu juga antara perusahaan dan
masyarakat sekitar. Dengan komunikasi yang baik semua isu yang berkembang dapat
segera ditangani dan tidak semakin meluas hingga memperburuk situasi dan
merusak citra perusahaan. Sebagai contoh, permasalahan diantara perusahaan dan
karyawan, disini PR dituntut untuk mampu membatasi dan menyelesaikan masalah
agar tidak sampai keluar, masalah diupayakan diselesaikan di internal
perusahaan saja. Jika penyelesaian masalah tersebut tidak membuat karyawan puas
hingga mengakibatkan demo massa dan muncul di masyarakat, menjadi konsumsi
publik serta pemberitaan media massa, berarti PR tersebut gagal dalam
menjembatani perusahaan dengan karyawan tersebut.
Seorang PR harus atraktif dan terbuka dalam
menjalin hubungan, seorang PR harus sedemikian rupa untuk mampu mengenal dan
mengerti situasi dan kondisi yang terjadi dalam perusahaan untuk memperkirakan
dan meminimalisir konflik yang mungkin dapat terjadi didalam perusahaan.
6. Nashirotul Ulya (1940210047)
Yang saya ingin tanyakan pada bagian
boundary Spanning pada poin (a) yaitu bagaimana upaya menjelaskan informasi
tentang organisasi kepada publik yang gaptek ? Terimakasih
Jawaban : M. Dafa Dwiputra (1940210064)
Menjawab, organisasi ketika akan melakukan
aktivitas (misal sosialisai kepada masyarakat) pastilah ada yang namanya
menjalankan fungsi manajemen, disitu ada planning. Nah, disini semua sistem
organisasi urun rembug bagaimana (misal sosialisasi ke daerah yang minim
teknologi) apa yg harus PR lakukan, setiap organisasi beda penanganan.
Jika (misal) organisasi yang saya bentuk
mengalami hal seperti itu, hal yg akan kami lakukan adalah mengupayakan suapay
semua bisa minimal mengetahui (belum sampai memahami) isi dari
sosialisasi. Ya namanya juga
sosialisasi. Ya harus memberikan info dengan tepat dan cermat.
7. Ngartini (1940210057)
Seorang OPR diukur berdasarkan kualitas
relasi, bukan produksi dan penyebaran pesan. Nah disamping itu seorang OPR juga
harus menerapkan teori Uncertainty reduction. Sedangkan mengembangkan relasi
juga diiringi dengan ketidak pastian. Bagaimana supaya kedua tersebut dapat
berdampingan?
(Belum terjawab)
8. Nadia Salsabila (1940210072)
Proses transmisi linier antara komunikator
kpd komunikan dlm teori mathematical of information itu yg seperti apa? Bisa
tolong dijelaskan lebih detailnya dan beri contohnya? terimakasih:)
Jawaban : Inayatul Michyaroh (1940210070)
Biasanya mathematical of information juga
disebut dengan informasi matematika, teori ini pun mendefinisikan tentang
informasi sebagai hasil proses komunikasi berupa fakta atau data. Informasi ini
pun dikirim dan diterima dari seorang informan kepada komunikan dengan menggunakan
berbagai saluran seperti saluran interpersonal (tatap muka), koran, radio,
televisi, telepon ataupun surat. Barangkali ada yang mau menambahkan?
9. Hani Aturrohmah (1940210056)
Izin bertanya,pada penjelasan vidio tadi
kan ada teori relationship management harus berdasarkan prinsip dasar,nah salah
satunya OPR dipengaruhi oleh sejarah relasi,sifat interaksi,frekuaensi
pertukaran,dan resiprositas.Itu maksudnya yang seperti apa ya ?
Terimakasih
(Belum terjawab)
Sekian yang dapat saya bagi
yang membaca blog ini, semoga apa yang saya sampaikan disini dapat menambah
wawasan kalian semua dan menambah pengetahuan yang nantinya berguna di masa
yang akan datang . terimakasih
Wassalamualaikum wr. wb.
Komentar
Posting Komentar